[ Popsicle No. 7 | SHINee – 1 of 1 ]

shinee-1

Rilis pada tengah malam tanggal 5 Oktober 2016 waktu Korea Selatan, penantian panjang para SHINee world (termasuk gue) akhirnya terbayar lunas. Mengusung konsep retro tahun 90an, SHINee juga membuat gebrakan dengan merilis album ke 5 mereka, 1 of 1 dalam bentuk kaset dan CD. Dan rupanya rilisan dalam bentuk kaset ini sempat menjadi trending topic no. 1 di Korea Selatan, sesaat setelah SM mengumumkan adanya rilisan berbentuk kaset. Rilisan dalam bentuk kaset ini sempat membuat fansite dan Shawol (sebutan SHINee World) kelabakan karena situs besar penjualan CD seperti Synara, tidak menyediakan rilisan dalam bentuk kaset, dan di beberapa situs yang menjual rilisan kaset telah melabeli ‘SOLD OUT’ pada kolom rilisan dalam bentuk kaset.

SHINee memang lebih dikenal sebagai grup K-pop kontemporer, alias tidak mengusung sebuah konsep tertentu pada grup dan sebenarnya gue gak kaget melihat mereka akhirnya mencoba peruntungan dengan mengusung konsep retro tahun 90an. SHINee juga dikenal sebagai trendsetter, terbukti dengan fashion yang mereka gunakan di album View, meskipun awalnya banyak dikomentari secara negatif oleh netizen Korea, tetapi gak lama, idol yang lain mulai mengikuti fashion yang dikenakan SHINee. Dan gue gak akan kaget kalau bentar lagi fashion yang sempat popular di tahun 90an bakal booming lagi.

Di album ini, Jonghyun membantu menulis lirik pada lagu Prism dan Don’t Stop. Minho dan Key membantu menulis lirik pada lagu Don’t Let Me Go dan rap pada lagu Don’t Stop. Sedangkan sang leader, Onew ikut menyumbangkan lirik pada special track “So Amazing”.

Dan langsung saja, gue bakal review satu per satu lagu yang ada di album 1 of 1 :

 

Prism

Tadinya gue kira lagunya gak ngebeat dan gak cocok buat dipake dance karena Onew membuka lagu dengan tempo yang lambat, tetapi begitu masuk part Taemin, beatnya mulai naik perlahan sampai di part Key. Begitu masuk reff, temponya agak mirip dengan lagu lagu EDM. Gue suka banget di part reff yang semacem stop and play beat, dimana per kata dinyanyikan sesuai stop and play beat, dan membuat gue joget joget meski baru pertama dengar.

Sesudah reff, temponya kembali melambat, mirip di awal lagu, kemudian temponya mulai naik kembali hingga reff. Yang spesial dari lagu PRISM ini justru di bagian backsoundnya pada bagian reff, meskipun mirip sama EDM, gue sendiri mengira kalo backsoundnya di remix ala ala DJ, sehingga daripada EDM, gue mengatakan kalau reff di lagu PRISM ini lebih mirip dengan musik dance di club XD. Di interlude, temponya malah cukup pelan sampai sampai agak mirip dengan lagu pop pada umumnya, tapi yang jelas pas masuk ke bagian reff, temponya naik lagi dan membuat lagu ini enak buat di loop.

Lirik dari lagu PRISM menceritakan tentang lagu jatuh cinta terhadap wanita yang di analogikan sebagai warna warna yang terpantul dari sebuah prisma. Liriknya sederhana tapi musiknya bener bener bikin kita joget sepanjang hari XD.

Lagu ini cocok buat didengerin pas kalian pengen senam, aerobic, atau bahkan lari pagi.

 

1 of 1

Kita beralih ke lagu titel dari album 1 of 1, yaitu 1 of 1. Sebenernya gue cukup kecewa karena lagu titelnya bukan Prism, yang notabene, menurut gue SHINee banget. Tapi memang setelah gue pikir lagi, kalau SM memilih Prism sebagai lagu titel, agak gak cocok cengan konsep retro 90an nya.

Intro lagunya sendiri benar benar tipikal retro 90an, cuman melodi ‘tungtungtung’ (tipikal musik musik yang bisa diolah dari keyboard/synchronizer) dan temponya juga gak terlalu cepat, dan ciri khas 90an dapet banget karena backsoundnya bener bener sederhana di dunia yang lagi ketagihan lagu lagu EDM. Dan bisa gue bilang sebenernya melodi lagunya agak monoton, cuman ngulang melodi ‘tungtungtung’ dan yang bikin lagunya kerasa agak naik turun justru karena tempo drumnya yang menurut gue agak samar ketutupan sama permainan keyboard/synchronizer. Inti lagunya  menceritakan cowok yang jatuh cinta sama cewek dan si cowok bilang kalo cewek itu adalah cewek 1 of 1, alias cuman ada satu di dunia.

Dan berhubung, lagu titel ini dibuatkan MVnya, gue juga akan sedikit bahas tentang MV, secara garis besar MV cuman menampilkan SHINee dance dengan cewek cewek yang banyak banget, juga sedikit ada interaksi antara member SHINee dengan cewek cewek itu, dan sisanya pure SHINee (kecuali Onew, yang pada saat pengambilan gambar untuk MV sedang cedera kaki) dance.

Saat nonton MV, gue bener bener ngerasa kaya nonton video telenovela jaman 90an. CG dan editannya keliatan kasar, belum latar MV yang cuman warna primer polosan, dan tentu saja fashion yang dikenakan member SHINee (lupakan skinny jeans JongHo dan rambut putih Minho, karena sebenernya konsep 90annya fail sedikit gara-gara mereka XD) membuat gue berasa kembali ke jaman dulu.

Dengan tempo yang sedang dan melodi yang sederhana, lagu ini cocok untuk dimasukkan sebagai lagu nomor satu di playlist kamu di pagi hari.

 

Feel God

Selain lagu titel, 1 of 1, yang lagunya benar benar tipikal tahun 90an, menurut gue, Feel Good juga cukup memberikan aura (bukan mistis, bukan) 90an. Intro lagunya diawali oleh Jonghyun yang bernyanyi cukup pelan tanpa diiringi musik, begitu mendekati akhir part, barulah musik masuk, musik yang mengiringinya pun cuman suara tepukan dan drum yang sederhana. Barulah menjelang reff, mereka bernyanyi mirip koor dan lagi lagi musik musik tipikal yang suka ada di keyboard/synchronizer keluar lagi XD

Bagian reffnya, menurut gue malah agak lambat dari part sebelumnya, tapi jujur gue suka sama part reff dimana suara Key terdengar sedikit lebih dominan. Pada saat mereka membawakan Feel Good secara live, banyak netizen yang bilang lagu ini terdengar aneh gara-gara suara Key aneh, tapi gue malah berpikir sebaliknya, gue addict banget sama lagu ini malah gara gara suara Key.

Gue paling suka part interlude dimana setelah mereka menyanyikan mirip chant “ I can make you feel good” dan yang kebayang adalah muka Minho yang minta digeplak XD. Apalagi musik yang mengiringi juga temponya mirip lagu tahun 90an, lambat tapi tanpa sadar ngebuat gue pengen joget.

Lagu ini menceritakan tentang cowok yang sedang flirting dengan cewek, dimana si cowok meyakinkan si cewek bahwa dia mampu membuat si cewek Feel Good (alias bahagia). Lagu ini cocok buat didengerin pas kamu lagi me-time, karena melodinya kalem dan chantnya yang samar.

 

Invisible Umbrella (Don’t Let Me Go)

Lagu ini dibuka dengan alunan piano dan sedikit permainan drum. Begitu vokalnya Onew masuk, gak diragukan lagi, ini adalah lagu yang ‘gue banget’ dan meski tanpa bantuan lirik, gue sudah bisa memperkirakan kala lagu ini sebenernya lagu sedih (dan memang iya XD).

Permainan drum dan alunan pianonya juga gak terlalu menonjol, jadi disini kita bener bener dimanjakan sama vocal dari member SHINee. Gue pribadi suka bagian reff, dimana semua member nyanyi bareng bareng dan begitu part reff beres, masuk ke part reff nya Minho. Suara bassnya Minho udah gak diragukan bikin meleleh siapapun yang dengar, dan adlib plus part berikutnya dari Jonghyun bikin gue tambah baper.

Partnya Key juga gak kalah menarik, soalnya di tengah part kepotong nyanyi bareng dan diakhiri oleh adlib Key di nada tinggi. Lagunya sendiri lebih menggambarkan break up dengan anologi hujan, dimana kepergian si pasangan lebih digambarkan dengan hujan di malam hari. Lagu ini cocok di play sebelum tidur, karena vocal SHINee bener bener perfect di lagu ini.

 

shinee-2

 

Lipstick

Meskipun dibuka dengan alunan piano dan menyebabkan lagu ini terdengar mirip dengan Don’t Let Me Go, tapi tambahan tempo, dan gitarnya memberikan feel yang jauh berbeda. Jika di lagu sebelumnya, kita merasakan feel yang sangat sedih, di lagu ini, meskipun bertempo agak lambat untuk ukuran lagu yang flirty, kita tetap merasakan kalau lirik lagu ini agak ‘nakal’.

Dari judulnya sendiri udah kebaca sih sebenernya, kalau menurut gue, makanya pas baca liriknya gue gak terlalu kaget. Di lagu ini benar benar menggambarkan hasrat untuk kiss, tapi digambarkan dengan apik sehingga kalau hanya sekilas baca, liriknya gak terlalu flirty.

Bagian yang gue suka adalah part yang artinya “we share the same color. The color of anticipation includes red lips so it becomes even deper. We get more friendly and my heart becomes sensitive” Sebenernya kalau teliti, ini part yang menggambarkan kissing, tapi karena penggambarannya apik, part ini jadi jauh dari kata ‘nakal’.

Lagu ini cocok buat di dengarkan pas malem sebelum bobo, biar bisa mimpi di kiss Jonghyun (eaaaa XD)

 

Don’t Stop

Lagu ini dibuka dengan musik musik khas synchronizer yang cuman bunyi ‘ngung ngung ngung ngung’ tapi cukup  bikin addict sebenernya. Gak jauh beda dengan lagu Don’t Let Me Go, vocal SHINee justru lebih ditonjolkan dengan musik latar yang sederhana. Di lagu ini part reff juga dinyanyikan berbarengan, membuat gue semakin addict untuk nge loop.

Part Jonghyun sesudahnya juga gak kalah menarik, dimana Minho seolah jadi suara ke dua, sekedar ad-lib, tapi karena suara Jonghyun yang soft dipadu dengan suara bass Minho, akibatnya adalah eargasm >< dan sepanjang part ini Minho lebih banyak ber adlib, (lumayan kan Ho, dapet jatah part agak banyak) dan malah membuat gue keasyikan ngeloop.

Partnya rap juga dibawakan dengan apik, smooth dan membuat lagu ini makin perfect, dan yang cukup disayangkan menurut gue, lirik lagunya setingkat lebih flirty disbanding Lipstick, dimana salah satu part berarti , ”Do something new, Your turn’. I get tired of familiar things. Oh my. See the thing that’s bright and handsome over there. Like you. It falters and explodes. Like me” Tapi terlepas dari liriknya yang cukup dangerous, lagu ini enak buat di loop pas kita mau relaks sebentar dari hingar bingar kehidupan.

 

Shift

Gak jauh berbeda dengan lagu sebelumnya, Shift dibuka dengan musik khas synchronizer, tapi bertempo mirip lagu lagu ala klub dan cukup enak juga kalau dipake dance. Di partnya Key juga bener bener menekankan tempo sedang sampai cepat ala lagu lagu di klub yaa. Antar part juga diselipkan backsound khas synchronizer, juga membuat lagu ini bener bener bikin gue joget joget tanpa sadar.

Part reffnya juga gak kalah menarik, dimana banyak diselipkan adlib dari suara yang “ooooh” tapi tetap gak mematikan vocal SHINee. Gue kurang setuju dengan review dari allkpop yang menyatakan kalau lagu ini agak kurang kuat dibanding lagu lainnya, karena lagu ini masih memiliki tempo cukup cepat layaknya lagu SHINee lainnya.

Lagu ini menggambarkan soal ‘shifting’ di dalam relationship ya, awalnya yang suka siapa, eeeh malah saling suka. Dan kalau dilihat dari temponya yang cukup cepat tapi backsoundnya cukup sederhana, lagu ini cocok diputer pagi pagi pas kamu mau berangkat kuliah/kerja/sekolah.

 

U Need Me

Dari semua lagu yang ada di album ini, gue kurang tertarik dengan lagu U Need Me, karena gue kurang suka dengan backsoundnya yang mirip EDM, dan part di bagian I’ll follow I’ll follow yang terdengar cukup creepy. Backsoundnya menurut gue agak amburadul, ada EDM, ada suara terompet dan piano yang saling campur campur, membuat gue kurang fokus dengan vocal SHINee.

Meskipun begitu part rap Minho – Key cukup mengobati gue, karena di luar dugaan backsound yang amburadul tadi malah cocok abis dengan part rap. Dan lagi-lagi gue kurang setuju dengan review dari Allkpop yang memberikan review yang lebih baik dibanding Shift.

Lagu ini menggambarkan tentang cowok yang ingin ceweknya kembali bangkit dari kesedihannya. Lagu ini mungkin cocok didengarkan pas kalian lagi bete.

 

Special Track – So Amazing

Lagu yang mengakhiri review gue soal album 1 of 1 tidak lain tidak bukan adalah track special So Amazing, dimana Onew menulis lirik. Lagunya dimulai dengan tempo cepat dan tipikal lagu dance tahun 90an, banyak backsound yang mirip jack-swing, tapi lumayan bikin addict juga.

Part favorit gue adalah part reff dimana ada part “One Step One Step” juga swing antar part yang disisipkan secara apik di antara backsound dance track. Meskipun selain part One Step One Step tadi lagu agak terdengar monoton, tapi worthed lah ya pas udah bagian One Step One Step. XD

Bagian Interludenya juga gak kalah bagus, dimana dance track ala ala lagu jadul diplay dan Minho ngeadlib “One Two Step” yang terdengar cukup seksi membuat lagu ini sukses membuat gue ketagihan. Lagu ini menggambarkan soal jatuh cinta yang sangat amazing XD. Dengan tempo dance track yang cukup ngebeat, lagu ini cocok dipakai buat nemenin kamu belajar/kerja.

 

Akhir kata, meskipun konsepnya terlihat coba-coba bagi sebagian besar orang, konsep ini rupanya cocok dengan SHINee sebagai grup kontemporer. Dan SHINee benar benar apik menghadirkan nostalgia bagi para penggemarnya yang lahir, tumbuh dan berkembang di tahun 90an. So, can you be my 1 of 1 boy?

 

Referensi (lirik, review, dan kredit foto) :

http://www.kpopviral.com/lyrics/shinee-prism-lyrics-english-romanized-translation.html

http://www.kpopviral.com/lyrics/shinee-1-of-1-lyrics-english-romanized-translation.html

https://ilyricsbuzz.com/2016/10/shinee-feel-good-lyrics.html

http://lyricstranslate.com/en/%ED%88%AC%EB%AA%85-%EC%9A%B0%EC%82%B0-don%E2%80%99t-let-me-go-dont-let-me-go.html

http://www.kpopviral.com/lyrics/shinee-lipstick-lyrics-english-romanized-translation.html

http://www.kpopviral.com/lyrics/shinee-dont-stop-lyrics-english-romanized-translation.html

http://www.kpopviral.com/lyrics/shinee-shift-lyrics-english-romanized-translation.html

http://www.kpopviral.com/lyrics/shinee-u-need-me-lyrics-english-romanized-translation.html

http://www.kpopviral.com/lyrics/shinee-special-track-so-amazing-lyrics-english-romanized-translation.html

http://www.allkpop.com/article/2016/10/mv-album-review-shinee-1-of-1

 

– Lemon Popsicle | When your life is sweet and sour, just add music to make it perfect –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s