[ Today’s Special : Pineapple Split | A Letter to Seika (Tribute to Seika Birthday) ]

seika-2

Hai guys!

Sebelum gue nyerocos panjang lebar, gue mau menjelaskan beberapa hal dulu ya. Pertama, post ini gak masuk ke kategori Popsicle ataupun qiwii talks alias postingan ini bersifat spesial dan independen. Kedua, postingan ini adalah bentuk permohonan maaf gue kepada Seika, karena telah sukses lupa ngucapin di hari H. Dan yang ketiga, seluruh postingan full berbahasa Indonesia, dan gue usahakan mengikuti faedah EYD, tapi juga tidak menampik kemungkinan gue menulis bahasa yang gak formal (if you wants to read this post in English, please message me ^^) karena gue lebih lancar mengungkapkan perasaan pakai bahasa Indonesia XD.

So?

Jadi gini, alasan sebenernya gue bisa lupa ngucapin ultah sama Seika karena gue lagi marathon nonton Jdorama XD. Gue ini tipikal orang yang kalo udah fokus sama satu hal, bakal gabisa fokus ke yang lain. Jadi klo fokus gue hari itu adalah marathon berusaha namatin nonton suatu drama, yaa sampe tu drama tamat, gue gak melakukan aktifitas lain selain nonton. Jadi, selama tanggal 25 September itu, gue gak pegang ponsel, ah jangankan pegang ponsel, jam pun gak gue lirik. Dan setelah berhasil namatin drama barulah gue sadar Seika ulang tahun (itupun setelah notif Twitter berkali kali munculin foto Seika). Intinya bukan gue gak sayang sama Seika dengan gak ngucapin, tapi emang guenya aja yang dodol lupa tanggalan XD.

Nah, sebagai permintaan maaf, gue akan mencoba membayangkan, gimana kalo seandainya gue bikin surat buat Seika (yang pasti kalo beneran bikin dan dikirim ke Seika, tata bahasa gue pasti hancur lebur, secara kan, gue lulusan terbaik dari kampus Google Translate) dan kalo post ini dapet feedback yang cukup baik, gak menutup kemungkinan Shintaro juga bakal gue buatin post yang serupa (mengingat Shintaro itu mesum, bukan berarti gue bakal post tentang yang mesum mesum juga) ya pokoknya apapun itulah, gue pasti nemu konsep yang pas buat Shintaro nanti. XD

Mari berimajinasi dan Selamat Ulang Tahun Seika ❤

 ***

Hai Seika,

Aku Rizki, tapi aku lebih senang jika kau memanggilku qiwii. Aku fansmu dari Indonesia. Errr, lebih tepatnya aku ini fans berat Akira, tapi berhubung kau sedang ulang tahun, khusus untuk hari ini, aku akan menjadi fans Seika. Tapi sejujurnya, yang aku tahu dari seorang Seika hanyalah tiga hal. Yang pertama, Seika adalah seorang saxophonist di UVERworld, yang kedua, dia adalah member UVERworld yang paling tua (meskipun Takuya lahir di tahun yang sama, tapi karena kau lahir beberapa bulan lebih dulu, kupikir mau tidak mau kau tetap member tertua :D) dan yang terakhir adalah Seika merupakan member asli UVERworld yang memilih keluar dari band tepat sebelum debut, dan memutuskan untuk kembali bergabung sebelum album Ø choir rilis.

Jika kau mengizinkanku untuk menulis dengan sejujur-jujurnya, mungkin kau akan menemukan kertas putih saja, karena aku memang nyaris tak tahu apa apa tentangmu. Tapi percayalah, khusus di hari spesialmu ini, aku mencoba untuk menyukaimu sebesar aku menyukai Akira (tapi tetap saja Akira itu numero uno www). Mungkin kau akan penasaran, mengapa aku bisa bilang kalau aku tidak tahu apa-apa tentangmu. Dulu sekali, ketika UVERworld baru saja booming karena D-technolife, aku baru saja masuk ke sekolah kejuruan (kurasa di Jepang, juga ada sekolah kejuruan, tapi aku tidak tahu namanya.) dan saat itu kondisi ekonomi keluargaku sedang berada dalam titik terendah.

Jangankan mengakses ke internet. Ponsel, yang waktu itu sudah wajar dimiliki tiap siswa di sekolah, merupakan barang mewah bagiku karena aku, ibuku dan adikku harus berbagi ponsel setiap harinya. Berhubung pekerjaan ibuku benar-benar bergantung dari ponsel, maka aku harus mengalah dengan tidak membawa ponsel. Jadi darimana aku mengenal UVERworld jika ponsel saja tidak punya?

Baiklah Seika, kuakui ini pertanyaan bagus. Tapi sebelumnya tolong maafkan fansmu yang gak modal ini. Caraku mengenal UVERworld adalah dengan meminta temanku yang juga menyukai band jepang untuk mengunduh beberapa lagu UVERworld untukku dan memasukkan lagu tersebut ke mp3 player miliknya. Dan terkadang aku meminjam mp3 player temanku seharian penuh agar aku bisa hapal lagu-lagu UVERworld.

Sayangnya, cara tersebut tidak bertahan lama karena aku dan temanku bertengkar cukup hebat dan kami berhenti saling bertegur sapa. Alhasil lagu UVERworld yang aku tahu hanyalah sampai album Bugright XD. Bahkan sampai menjelang kelulusan sekolah kejuruan (dimana keadaan ekonomi keluargaku sedikit membaik, bahkan aku sudah punya ponsel dan notebook pribadi), lagu UVERworld yang kutahu tetap tak berubah, yaitu hanya sampai album Bugright.

Lulus dari sekolah kejuruan dan mulai bekerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain, malah membuatku jatuh hati pada K-pop dan melupakan tentang Jrock. Tapi entah mengapa, semua koleksi lagu Jrock yang ada di notebookku tak pernah kuhapus, bahkan selalu kuputar saat menjelang tidur karena jauuuuuuuuuuuuuuuuuh di lubuk hatiku, Jrock hanyalah musik yang mampu menghiburku di saat-saat tersulitku.

Lalu, bagaimana aku bisa kembali menemukan UVERworld?

Caraku menemukan kembali UVERworld, bagi sebagian orang, adalah cara yang menyedihkan, meskipun aku sendiri tidak pernah berpikir seperti itu. Ya, semua itu akibat koi alias cinta. Putus cinta membuatku nyaris meninggalkan dunia K-pop dan kembali pada J-rock. Kau tahu lagu apa yang pertama kali kudengar setelah putus cinta?

Yasashisa no Shizuku

Setelah memutar ulang lagu ini terus menerus, aku pun mencoba bangkit dari keterpurukanku dan mencoba mengenal kembali UVERworld, dengan cara mengunduh semua single dan album yang kulewatkan selama aku asyik di dunia Kpop dan mencari beberapa live video juga biodata per member. Mungkin kau bertanya-tanya kenapa aku juga mencari biodata per member, tapi aku memang benar-benar melakukannya karena member UVERworld yang kutahu hanyalah Takuya. XD (oh ayolah, di jaman Bugright semuanya terlihat sangat tidak modis, rambut Akira? Rambut Shin? Style Katchan dan Nobuto? Benar benar iyuwh kau tahu). Dan saat membaca biodata milikmu, aku benar-benar terkejut.

Tepat keluar sebelum debut?

Bergabung lagi di bulan Maret 2014?

Apa yang dia lakukan selama ini?

Apa semua member setuju dengan kembalinya dia?

Atau semua member sangat menantikan kembalinya dia?

Pikiranku kacau saat itu. Beneran. Gak bohong! Maafkan ketidaktahuanku waktu itu jadi aku berpikiran buruk tentangmu. Tapi dari kacaunya pikiran itu, aku terus berusaha mencari live video UVERworld lama, dan dari video itu aku tahu, meskipun kau tidak berdiri sejajar dengan mereka, tapi kau selalu ada di dekat mereka. Maksudku, kau mungkin bukan member resmi, tapi bukankah dengan mengajakmu selalu ada di setiap live house, tour, proses pembuatan satu lagu ke lagu lain, dan recording, itu adalah arti kalau mereka masih sangat menginginkanmu untuk segera kembali?

Live video pertama yang kupunya pertama kali adalah Yokohama Arena 2012 (dimana Akira masih ummmmmmmmm~~ tapi setidaknya dia sudah tak berjenggot dan rambutnya sudah lebih pendek, dan yang jelas tidak pakai gelang dan kalung aneh seperti dulu. Eh kenapa jadi membicarakan Akira sih –‘) Di video itu kau beberapa kali ikut memainkan saxophone mu meski tak di depan panggung (ya, kau waktu itu diam di belakang meja besar di sebelah Shintaro) seperti member lain, tapi entahlah, saat itu aku hanya berpikir, orang ini pastilah orang yang sangat penting bagi semua member, supporter UVERworld numero uno, karena mungkin tanpa dia, UVERworld tidak akan pernah bisa membuat lagu hits semacam Kinjito, Nano Second atau Limitless (dan sejujurnya Limitless salah satu lagu favoritku karena selalu bisa membuatku joget joget alay seperti orang kebanyakan).

Ditambah tidak lama setelah itu, aku punya video UVER TV yang membahas soal single Nano Second (yang Akira nya super duper ekstra tampan dan sangat fluffy, peluk able banget, pakaiannya juga yaaah lumayan untuk seorang Akira yang bajunya gitu gitu aja, eh kenapa malah gosipin Akira sih?). Di akhir UVER TV, Akira terlihat sangat lucu ketika menjawab pertanyaan fans soal Walkman berlogo UVERworld, dan berkata “ Seika~~~~~ Seika~~~~~” sambil menggoyang goyangkan buku gambar yang ‘entah apa tulisannya’ oleh Akira. Saat itu kupikir, pasti Akira ini dekat sekali denganmu dan mungkin berharap kau segera bergabung dengan mereka. (Dan sedikit atau banyak, aku sudah bisa menduga kenapa dia memanggilmu. Pertanyaan dan dugaanku ini terjawab di UVER TV berikutnya, dimana kau sudah resmi bergabung kembali dengan UVERworld).

Dari kejadian itu kupikir Akira dan dirimu memiliki hubungan erat, tapi rupanya hipnosis ini dimentahkan saat kau membuat kesalahan teknis di live tour Anniversary 15 tahun UVERworld (tepat pada saat dimana Takuya lah yang pertama kali merasakan ada kesalahan teknis dan berhenti bernyanyi tiba tiba sambil memasang muka panik, dan sejujurnya buatku itu lucu sekali XD, karena semua member yang lain masih serius memainkan alat musiknya dan tidak segera memahami situasi XD). Dan untuk pertama kalinya, aku, yang benar benar mengagumi Akira setulus hati (lupakan soal komplainku tentangnya), merasa sangat kesal. Bagaimana tidak, kenapa dia, member termuda di UVERworld, begitu berani ikut-ikutan menoyor kepalamu yang berharga itu (cry).

Jadi begini, di Indonesia, menoyor kepala saja sudah termasuk kurang sopan, ditambah Akira yang usianya lebih muda darimu, menoyor kepalamu yang lebih tua dari dia. Tapi kekesalan itu juga tak berlangsung lama, karena sebelum Akira menoyor kepalamu, Takuya ‘sudah’ mencontohkannya terlebih dahulu (ya like big bro, like little bro), jadi Akira juga bagiku tidak sepenuhnya salah sih XD. Tapi melihat ekpresimu, sepertinya kau sudah dalam tahap level, menyayangi Akira setulus hati (hei…ini pendapatku, kau dilarang protes), karena kau terlihat tidak marah saat Akira menoyormu (tapi entah yaa jika di backstage Akira ternyata dimarahi habis habisan olehmu pft).

But, Seika san hanyalah seorang manusia yang tak luput membuat kesalahan. Sesempurna apapun persiapan kita, jika kita ‘bergantung’ pada sesuatu, tentu saja akan ada kemungkinan untuk terjadinya kesalahan dan sialnya, itu terjadi padamu di live waktu itu, ya maksudku, siapapun pernah punya salah saat live, hanya saja tidak terlihat oleh fans (seperti misalnya waktu Akira nyaris terpeleset saat selesai loncat, dan sayangnya itu sering sekali terjadi XD, hanya saja dia selalu bisa mendarat dengan selamat dan sentosa tanpa bergesernya chord yang dia mainkan).

Nah sekarang, aku ingin menuliskan bagaimana kau mengajarkanku pelajaran hidup meski lewat penafsiran dan hipnosis sesat yang kuduga duga sendiri. Di salah satu video interview special anniversary, seingatku, kau pernah bilang alasanmu keluar tepat sebelum debut adalah karena kau belum siap memberikan 100% dan mendapatkan apa yang kau mau untuk kau dedikasikan kepada band, dan meski berat, semua member menyetujui alasanmu sambil terus berharap kau segera mendapatkannya dan kembali bergabung. Meski entah kenapa terlihat agak mengecewakan bagiku, kurasa Seika adalah tipikal orang yang perfeksionis. Ini hal bagus tentu saja, apalagi kau berkecimpung di dunia musik yang membutuhkan banyak ‘kesempurnaan’ di dalamnya. Kau juga bilang, seiring berlalunya waktu, kau merasa sedikit iri karena member lain mulai sibuk dengan pemotretan dan juga interview, tapi yang membuatku kagum adalah, kau tidak menghiraukan perasaan iri itu dan terus belajar, dan mencari apa yang kamu, hingga mungkin live di Tokyo Domelah yang pada akhirnya  membuatmu banyak memiliki pengalaman soal live dan juga membuatmu sedikit puas dengan kemampuanmu sendiri. Tapi pada akhirnya, kau kembali! Kau benar benar berpegang teguh pada pendirianmu, meski itu memakan waktu yang cukup lama, tapi setidaknya kau menepati janjimu untuk kembali. Dan perasaan seperti itulah yang ingin aku contoh dari Seika.

Seika san, meski bagimu ini terdengar menggelikan, tapi UVERworld tanpa Seika bukanlah UVERworld. Meski suara saxophone mu tidak sememikat gitar Akira, tapi aku selalu suka saat UVERworld merilis lagu yang memiliki suara saxophone di dalamnya, karena membuat UVERworld berbeda dari band rock lainnya. Meski kau selalu ada di balik laptop saat UVERworld memainkan lagu tanpa iringan saxophonemu, aku yakin kau berperan besar di balik itu semua. Dan seperti itulah aku ingin menjalani kehidupanku ke depannya. Membantu orang lain sebisaku tanpa harus menyombongkan hal itu.

seika-1

Terimakasih Seika san. Terimakasih banyak karena telah lahir, tumbuh, dan bergabung dengan UVERworld. Kau benar benar mengajarkanku banyak hal, seperti kita tidak boleh cepat puas dan harus terus belajar (seperti yang Katchan bilang, Seika ini tipe ‘pemakan’ segala), mencoba berbagai tantangan dan kesempatan (seperti saat Takuya bilang kau akan mencoba belajar baritone sax dan kau mengiyakan dengan mudah), jangan mudah menyerah saat mencoba hal baru (seperti caramu belajar sax secara otodidak), bersabar, berkomitmen dengan tujuan awal, dan yang terpenting stay humble 😀

Selamat ulang tahun Seika san! Semoga kau semakin sukses dan segera menemukan pasangan hidup. Selalu sehat, selalu menjadi Seika yang apa adanya dan tidak pernah berhenti belajar. Kupikir aku tidak perlu memberikanmu hadiah, karena Tuhan sudah mengirimkan 5 orang untukmu yang sudah sangat sabar menunggumu kembali ke UVERworld. Percayalah, orang seperti mereka tidak akan pernah bisa kau temui di lain kesempatan.

 

P.S Aku sangat menantikan hari dimana kau lancar berbahasa Inggris! Mari bertemu jika hari itu tiba.

P.P.S Tolong katakan pada Akira, dia jauh lebih tampan jika tersenyum, dan berhentilah bersikap dingin

 ***

Photo credit :

www.instagram.com/yonte4

www.twitter.com/zatalineesan   >> (terimakasih sudah mengizinkan fan artnya untuk di repost ulang ><)

 

 

– Lemon Popsicle | Today’s Special : Pineapple Split, A Letter to Seika (Tribute to Seika Birthday) –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s